Weja – SARGEANT KESAL TAK DAPAT INFO SOAL MENYALIP RGO303 ILEGAL

Weja – Logan Sargeant tidak paham kenapa FIA tidak memberinya korban balik kala mendahului Nico Hulkenberg dengan cara tidak legal di balik safety car pada F1 GP Tiongkok.

Sepanjang rentang waktu peringatan buat menghilangkan mobil Sauber kepunyaan LIVECHAT RGO303 yang hadapi kehancuran, rookie Resep 1 2023 itu maju di jalan lurus mengarah Turn 1. Dikala berbarengan, lawan Haas pergi dari pit sehabis mengubah ban.

Tetapi kala Hulkenberg menggapai barisan safety car yang memastikan antrean mulai sepersekian detik di depan, kecekatan serta momentum Sargeant buatnya beranggapan kalau beliau sudah datang lebih dahulu, alhasil terletak di posisi terdahulu.

Tanpa terdapatnya instruksi lebih dahulu dari pit wall ataupun FIA buat mengembalikan letaknya, Sargeant dijatuhi denda 10 detik sehabis pacuan dilanjutkan sebab dikira mendahului dengan cara bawah tangan.

Kala ditanya gimana sulitnya membaca suasana dikala maju ke belengkokan awal, Sargeant menanggapi,” Terdapat sedikit elevasi di situ pula serta Aku duga itu cuma membuat segalanya susah buat diamati kala mobil- mobil terbagi dengan jarak yang lumayan jauh.

” Di bagian aku, aku pikir aku jauh di depan. Aku tidak berasumsi kalau jaraknya apalagi dekat, jadi untuk aku, itu tidak butuh diperdebatkan lagi. Jadi, mengikuti perihal itu di akhir pacuan terasa sedikit abnormal. Aku tidak ketahui apakah terdapat metode lain yang dapat dicoba FIA buat berikan kita korban balik.

” Kita terletak di dasar safety car buat durasi yang lama, aku tidak ketahui kenapa mereka tidak berkata pada aku buat mengembalikan posisi. Nyata, aku hendak melaksanakannya, seandainya mereka mengatakannya, tetapi sepengetahuan aku, aku pikir telah menang.”

Denda 10 detik yang diperoleh Sargeant buatnya turun ke P17 dalam klasemen akhir, serta terjalin di akhir minggu di mana beliau berjuang buat menciptakan penampilan yang tidak berubah- ubah dari mobil Williams- nya- setelah meringik dikala kualifikasi kalau mobilnya terasa” tidak terkoneksi”.

Pergantian besar pada set- up mobil buat pacuan membuat beliau wajib balik ke pit lane serta, walaupun terdapat sebagian kecekatan dini yang melegakan, beliau merasa kalau suasana tidak menguntungkannya dengan terdapatnya safety car.

Ditambah lagi, ketidakmampuannya buat membuat ban keras berperan bagus, buatnya wajib menempuh apa yang dibilang selaku salah satu pacuan sangat” menyakitkan” yang sempat beliau natural di F1.

” Terdapat saat- saat yang bagus, terdapat pula saat- saat yang kurang baik,” tuturnya.” Aku pikir dini pacuan dengan ban soft amat kokoh serta kala kita memakai ban biasa, kita terletak di posisi yang amat baik.

” Tetapi, kita bisa jadi dapat melaksanakannya tanpa safety car sebab kita hendak memakai ban biasa, itu hendak lebih sesuai buat kita. Kita justru memasang ban keras, serta aku apalagi tidak dapat menghidupkannya, serta langsung memusnahkan bagian depan.

” Semenjak dikala itu, itu merupakan peperangan yang amat besar serta padat. Sedikit bimbang dengan kewajiban terakhir itu serta bisa jadi salah satu yang sangat menyakitkan yang sempat aku natural. Kita hendak memandang apakah kita dapat lebih bagus lagi ke LINK RGO303.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *